Selasa, 07 Februari 2017

Jangan Berfilosofi, Pukulkan Saja!


    Maka setelah kedua golongan itu saling menatap,

    Para pengikut Musa berkata: “Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul.”

    Musa menjawab: “Sekali-kali tidak akan tersusul.”

    “Sekali-kali tidak…”

    Sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku

    “kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku.”

    Lalu Kami wahyukan kepada Musa: “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu.”

    “Pukullah…”

    Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.

    “terbelahlah…”

    Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain

    “Kami dekatkan…”

    Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya.

    “Kami selamatkan…”

    Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu

    “Kami tenggelamkan”

    Surat Asyu’ara, ayat 62-66

    Bukankah ini firman Allah?!!

    Jika Anda memang percaya bahwa ini adalah firman Allah, lantas terombang-ambing, terjerat dan terlilit dalam badai putus asa, demi Allah Anda belum sepenuhnya percaya, bahkan mungkin Anda ingin Allah memindahkan roda hidup orang lain dan diberikan apa yang sebenarnya bukan menjadi hak Anda.

    Demi Allah, tak ada antara Allah dengan makhluknya hubungan kecuali ketaatan, kemudian sebab-sebab yang dibisiki kepada hambaNya, untuk diambil sebagai tangga meraih kemenangan


    Sebab yang pertama adalah keyakinan…


Tengok apa yang dikatakan Musa ‘alaihissalam ketika para pengikutnya tengah putus asa, di mana mereka mengatakan, “Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul.”

    Demi Allah, saya seolah-olah sedang menyaksikan tubuh mulianya mengeluar otot sembari berteriak, “Sekali-kali tidak, sekali-kali tidak, sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku!!”

    Keyakinan yang sempurna, tawakkal yang matang, maka tatkala melihat keyakian yang jujur dalam hati Musa ‘alaihissalam, Allah berkata, “Kami wahyukan…”

    Allahuakbar, alangkah segeranya pertolongan Allah!!

    Diwahyukan untuk apa?!!

    Diwahyukan untuk memukulkan tongkatnya!!

    Lantas apa yang bisa dilakukan sebuah tongkat terhadap laut yang terbentang luas?!!

    Jangan berfilosofi…

    Pukulkan saja…

    Lakukan sesuatu…jangan hanya diam di rumah berpangku tangan yang menyebabkan rezekimu menguap, lantas melaknat zamanmu, menyalahkan orang lain untuk menutupi kelemahan, lalu menyerahkan diri pada musuh.

    Usai tongkat dipukulkan, setelah musa melakukan sesuatu, menggerakkan tongkat dengan tangannya, dan setelah tongkat meyentuh permukaan air, dengan cepat Allah mengabulkan usahanya, laut menjadi terbelah…

    Segala sesuatu ada sebabnya, jangan sekali-kali hanya bersandar di atas sofa lantas berharap Allah akan memenangkan.…jangan pula mengentengkan sebab sekecil apapun, kemudian tak mengambilnya lantas berharap Allah akan memenangkan…Alangkah lemahnya sebuah tongkat di hadapan lautan yang terbentang luas, namun dengan izin Allah mampu membelah lautan…!! Artinya,  keselamatan  dan kemenangan dengan pertolongan Allah, bukan dengan ‘pukulan tongkat’.

    Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla ingin mengajarkan bahwa kemenangan dariNya dan usaha dari manusia, maka berusahalah untuk diberi alasan, bukan untuk diberi kemenangan..!!

    Maka, jangan pernah mengentengkan sebab sekecil apapun yang disertai keyakinan…pula jangan pernah hanya mengandalkan sebab tanpa keyakinan… Inilah muara segala urusan…keyakinan dan usaha, dan tak ada kemenangan tanpa keduanya!!

    Sebab telah banyak bukti pertolongan datang justru karena adanya orang-orang yang lemah, hujan diturunkan karena adanya binatang ternak, hutan terbakar karena satu gesekan kayu kecil, dan rumah hancur karena seekor tikus..

    Jadilah seekor tikus, atau binatang ternak, atau kayu kering, atau orang yang lemah jika Anda bersedia, namun jangan sekali-kali menjadi makhluk yang putus asa…

    Lebih baik matilah sebelum putus asa…

    Sebab jika Anda mengalami putus asa, Anda tak lebih baik dari binatang ternak, tak lebih kuat dari kayu, dan tak lebih mulia dari tikus…!!!

     Dasbo Street, Selasa, 07/02/17

[Marwan AM, Lc, حفظه الله تعالى وغفر الله له ولوالديه]

Sumber : http://www.pemburuilmu.com/1226-jangan-berfilosofi-pukulkan-saja.html

Related Posts

Jangan Berfilosofi, Pukulkan Saja!
4/ 5
Oleh